Thursday, September 11, 2008

PENDIDIKAN~Tak Selamanya Metode Ceramah Itu Buruk


Banyak orang beranggapan bahwa metode ceramah sangat tidak efektif digunakan dalam pembelajaran karena metode ceramah dianggap kurang memberdayakan siswa dan informasi yang diterima siswa melalui metode ceramah juga dianggap kurang permanen melekat dalam ingatan siswa. Padahal kalau digunakan secara benar, metode ceramah juga bisa dijadikan metode jitu yang dapat digunakan dalam pembelajaran tapi tetap dapat memberdayakan siswa.

Metode ceramah ialah metode pengajaran yang menggunakan cara bercerita dan menjelaskan secara lisan untuk menerangkan atau menjelaskan. Guru dapat menggunakan alat-alat peraga bantu berupa peta, foto, gambar, selide, benda, dan bagan yang secara keseluruhan berfungsi untuk menarik dan mengembangkan minat anak.

Agar guru tidak mendominasi kelas, guru seharusnya menyelingi ceramah dengan pertanyaan-pertanyaan atau sharing kepada siswa. Atau guru dapat menunjuk seorang siswa untuk menerangkan materi kepada teman-temannya namun harus dikonfirmasikan dulu kepada siswa beberapa hari sebelumnya. Dengan demikian ceramah menjadi lebih memberi kesan kepada siswa seingga pelajaran lebih lama untuk diingat tanpa mengurangi keaktifan siswa.

Berikut ini adalah contoh skenario yang menggunakan metode ceramah sebagai metode utama:

1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan rencana kegiatan,penyampaian rencana kegiatan ini tujuannya tidak lain adalah agar siswa punya ancang-ancang untuk menyerap informasi dan mempersiapkan diri.

2. Guru menjelaskan materi. Akan lebih bagus hasilnya apabila dalam menjelaskan materinya guru tersebut menggunakan media yang tujuannya menarik minat anak dan membantu mengabstrakkan informasi yang diterima oleh siswa, bukankah informasi yang sifatnya abstrak lebih mudah dicerna?(lihat pada fase perkembangan otak manusia)

3. Setelah guru menjelaskan, siswa diminta melakukan sharing dengan teman sebangkunya kemudian menuangkannya dalam selembar kertas

4. Tiap pasang menyampaikan hasil pekerjaannya di depan kelas.

5. Siswa dibimbing oleh guru melakukan refleksi.

Jadi, metode ceramah tersebut bisa dikreasikan menjadi banyak hal, namun tetap harus disesuaikan dengan karakteristik siswa. Demikian artikel dari saya, semoga bermanfaat.



Silahkan coba berikut ini / please click below


-->


Hire Me Direct



or you can search your products

Get much best product here..

No comments:

Post a Comment