
CIRI-CIRI PANTUN
1. Satu bait terdiri dari 4 baris
2. Baris 1 dan 2 merupakan sampiran
3. Baris 3 dan 4 merupakan isi
4. Satu baris terangkai dari 4 hingga 6 kata
5. Satu bait terdiri dari 8 hingga 12 suku kata
6. Bersajak a-a-a-a atau a-b-a-b
PENJELASAN
Baris pertama dan kedua tersebut adalah sampiran. Fungsinya untuk membentuk rima atau ada.Ciri khas dari sampiran pantun Melayu adalah keterkaitannya dengan alam sekitar. Pada umumnya sampiran tidak memiliki makna khusus. Namun pada pantun-pantun tertentu, sampiran mengandung makna tersembunyi yang berkaitan dengan isi. Baris ke-3 dan ke-4 merupakan isi atau pesan yang ingin disampaikan. Sebagaimana yang telah disebutkan di atas, dalam satu baris terdiri dari 4 hingga 6 kata.
Terbentang luas kebun lada
Petik ladanya ketika temaram
Setiap baris pada pantun di atas terdiri dari 4 kata. Kita juga bisa menemukan pantun-pantun yang satu barisnya terdiri lebih dari 4 kata. Namun pada umumnya satu baris memang hanya terdiri dari 4 kata. Perhatikan pantun di bawah ini.
Tak ada guna membuat peti
Kalau tidak diisi beras
Untuk apa disebut lelaki
Kalau malas bekerja keras
Mari kita hitung suku kata dari setiap baris pantun di atas.
tak-a-da-gu-na-mem-bu-at-pe-ti_____> 10 suku kata
ka-lau-ti-dak-di-i-si-be-ras _________> 9 suku kata
un-tuk-a-pa-di-se-but-le-la-ki _______> 10 suku kata
ka-lau-ma-las-be-ker-ja-ke-ras______> 9 suku kata
Rentang batas suku kata dalam satu baris sebaiknya dari 8 hingga 12 suku kata. Pantun di atas memiliki suku kata dalam rentang tersebut. Bagaimana kalau suku katanya kurang atau lebih dari jumlah tersebut? Akibatnya akan merusak rima atau nada dari pantun tersebut.
Pantun terdiri dari dua jenis pola, yakni berpola a-a-a-a atau a-b-a-b.
Contoh Pantun Berpola a-a-a-a
Gunung apa di Siantar
Gunung api yang berpijar
Apa tanda murid yang pintar
Murid pintar rajin belajar
Mengapa pantun di atas dikatakan berpola a-a-a-a? Karena suku kata akhirnya sama, yakni bunyi -ar: Siantar, Berpijar, pintar, dan belajar.
Contoh Pantun Berpola a-b-a-b
Kereta raja sedang ditarik
Raja duduk sambil berpantun
Apa tanda orang yang baik
Orang baik sifatnya santun
Pantun di atas disebut berpola a-b-a-b. Mengapa? Karena akhiran baris pertama (a) sama dengan akhiran baris ke-3 (a). Bunyi akhir dari baris ke-2 (b), sama dengan bunyi akhir baris ke-4.
Baris pertama ___> ditarik___ (pola a)
Baris kedua ____> berpantun____(pola b)
Baris ketiga_____> baik______ (pola a)
baris keempat___> santun _____ (pola b)
No comments:
Post a Comment