7 STRATEGI BISNIS UNTUK MENINGKATKAN OMSET USAHA ANDA (Bagian 1)
Dalam dunia
usaha, kita tidak bias dengan hanya menghandalkan doa tanpa disertai dengan
usaha yang gigih. Kita harus selalu berusaha memberikan yang terbaik sekalipun
usaha anda telah mencapai puncak kejayaan. Berikut ini adalah 10 Strategi
Bisnis untuk meningkatkan omset usaha anda.
1.
GUNAKAN SAPAAN YANG TEPAT
Untuk usaha dagang, berapa banyak pun anda bertanya “Bisa
saya bantu?” jawabannya akan selalu sama, “Tidak”, atau “Hanya melihat-lihat”.
Jauh lebih baik jika mengganti sapaan tersebut dengan, “Selamat pagi, selamat datang….”
Hal tersebut akan memberikan kesan bahwa staf took adalah staf yang ramah dan
welcome terhadap pelanggan. Hal tersebut juga membuat pelanggan merasa nyaman
memasuki tempat anda. Secara otomatis mereka akan bertanya tentang produk yang
mereka cari. Jangan lupa mengucapkan terimakasih ketika ia pergi.
Sementara untuk usaha jasa, karene jenis usahanya
berbentuk pelayanan atau bantuan maka disinilah anda perlu menambahkan “Ada
yang bisa saya bantu?”
2.
MEMBANGUN BASIS PELANGGAN
Selalu lebih mudah menjual produk kepada pelanggan
lama daripada pelanggan baru. Oleh karena itu anda harus selalu menciptakan
suasana yang nyaman, ramah dan menyenangkan ketika bertemu pelanggan. Tanyakan lah
nama pelanggan baru anda, di sela-sela pelayanan anda, hal itu akan membangun
ikatan antara pelanggan dan staf. Jika ia membawa anak maka tanyakanlah namanya
juga serta di mana ia sekolah. Perhatikan belanjaannya, karena anda bias melihat
produk Favorit atau warna kesukaannya. Ingatlah semua hal tersebut, atau anda
mungkin bisa menuliskannya pada harian anda. Tindaklanjutnya nanti apabila ia
datang kembali sapalah ia, “Selamat datang Ibu Irma, bagaimana kabarnya? Ani
tidak ikut?”. Seseorang akan merasa berharga ketika orang lain mengingat
namanya.
3.
BACKGROUND
Musik relaksasi dan lilin aroma terapi membantu
konsumen untuk berpikir jernih dalam berbelanja. Terkadang konsumen akan diam
berlama-lama di tempat anda hanya untuk mendengarkan music favorit yang anda
putar. Hal ini akan memberi peluang poroduk anda untuk terjual lebih banyak.
4.
PENCAHAYAAN
YANG BENAR
Gunakan suatu kombinasi untuk membuat took secerah
mungkin. Makin mudah pelanggan melihat produk anda, maka semakin mudah juga
pelanggan untuk membelinya.
5.
POSISIKAN PRODUK DENGAN BENAR
Posiskanlah produk anda dengan benar. Apabila ada
produk anda yang jarang terjual atau tidak terjual sama sekali, maka
pindahkanlah produk tersebut, karena mungkin tempatnya terlalu rendah atau
terlalu tinggi. Tetapi jangan memindahkan produk yang laris terjual, karena
akan mematahkan penjualannya.
6.
AREA PAJANGAN
Area pajangan adalah tempat memajang produk unggulan
atau promo. Syaratnya adalah :
a.
Ruang pajang harus bersih, tidak terdapat sarang
laba-laba, atau lalat mati.
b.
Pajangan menghadap ke luar, dalam hal ini
jendela agar masyarakat bisa melihatnya.
c.
Menampilkan harga dengan jelas
d.
Memiliki pencahayaan yang baik
e.
Pengaturannya selalu berubah pada
periode-periode tertentu.
“Jendela adalah
area penghubung anda dengan calon pelanggan anda, manfaatkanlah dengan baik.”
7.
IKLAN YANG TEPAT
Anda tidak perlu beriklan pada media nasional yang
mahal apabila focus konsumen anda hanya masyarakat sekitar pada radius 1 km.
Tidak mungkin orang membeli Beras pada jarak 3 km jika pada jarak 500 m sudah
ada yang menjual meski harganya lebih mahal. Yang perlu anda pikirkan adalah
bagaimana beriklan agar mengalahkan pesaing-pesaing anda.
Meletakkan selembaran promo pada motor yang parker di took anda
atau membagikannya di lampu merah adalah ide yang tepat dan murah.
Sumber : Buku Berani Memulai dan Menjalankan Usaha Bisnis Toko Kado Unik dan Cantik
