Postingan

Menampilkan postingan dengan label kurikulum

Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH)

Gambar
G7KAIH adalah singkatan dari  Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat , sebuah program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk membentuk karakter anak sejak dini.  Program ini mendorong tujuh kebiasaan positif yang harus diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur lebih awal.  Tujuannya adalah menyiapkan generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.   Tujuh kebiasaan tersebut adalah: Bangun pagi:   Membangun kedisiplinan dan semangat untuk memulai hari. Beribadah:   Memperkuat nilai-nilai spiritualitas sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Berolahraga:   Menjaga kesehatan fisik dan mental. Makan sehat dan bergizi:   Mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Gemar belajar:   Mengembangkan kemampuan akademik dan kecerdasan. Bermasyaraka...

Eps 13. PERJUANGAN IBU LESTARI

Gambar
  Di SMP Cendekia Bhakti, seorang guru bernama Ibu Lestari memiliki tekad kuat untuk menciptakan anak-anak didiknya menjadi pribadi yang mencerminkan karakter profil pelajar Pancasila. Ia percaya bahwa pendidikan seharusnya tidak hanya berfokus pada pengetahuan akademis, tetapi juga membentuk karakter yang kuat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Dengan semangat perjuangannya, Ibu Lestari memulai serangkaian inovasi untuk mengajarkan dan menerapkan nilai-nilai tersebut kepada siswanya.

DIMENSI, ELEMEN, DAN SUBELEMEN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA KURIKULUM MERDEKA

Gambar
  Profil pelajar Pancasila merupakan bentuk penerjemahan tujuan pendidikan nasional. Profil pelajar Pancasila berperan sebagai referensi utama yang mengarahkan kebijakan-kebijakan pendidikan termasuk menjadi acuan untuk para pendidik dalam membangun karakter serta kompetensi peserta didik. Profil pelajar Pancasila harus dapat dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan karena perannya yang penting. Profil ini perlu sederhana dan mudah diingat dan dijalankan baik oleh pendidik maupun oleh pelajar agar dapat dihidupkan dalam kegiatan sehari-hari. Berdasarkan pertimbangan tersebut, profil pelajar Pancasila terdiri dari enam dimensi, yaitu: 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bergotong-royong, 4) berkebinekaan global, 5) bernalar kritis, dan 6) kreatif.  Keenam dimensi profil pelajar Pancasila perlu dilihat secara utuh sebagai satu kesatuan agar setiap individu dapat menjadi pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan ber...

Tahukah Kamu? Ada 4 Pilihan dalam Pengorganisasian Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka

Gambar
Tahukah kamu bahwa kita dapat memilih dalam mengorganisasikan Pembelajaran dalam penyusnan KOSP Kurikulum Merdeka?  Pilihan-pilihan ini bertujuan untuk memberikan gambaran bahwa penyusunan dan pelaksanaan kurikulum operasional dapat dilakukan sesuai kesiapan dan kondisi masing-masing satuan pendidikan. Satuan pendidikan diharapkan melakukan refleksi secara rutin agar dapat menentukan pilihan yang tepat dalam menyusun dan melaksanakan kurikulum operasional.  Adapun pilihannya adalah sebagai berikut :  PILIHAN 1 Satuan pendidikan menggunakan inspirasi dalam menyusun pengorganisasian pembelajaran. Satuan pendidikan menggunakan inspirasi untuk menyusun pengorganisasian pembelajaran dari dokumen yang sudah ada, seperti struktur kurikulum (intrakurikuler, projek penguatan profil pelajar Pancasila, ekstrakurikuler) dan menggunakan pendekatan mata pelajaran atau tematik. Pertanyaan pemantik: • Apakah satuan pendidikan telah membuat pengaturan waktu belajar berbasis ma...

Langkah-langkah Penyusunan Kurikulum Operasional

Gambar
Dalam membuat Kurikulum Operasional Tingkat Satuan Pendidikan (KOSP) kita harus memperhatikan dua hal :  1. Apakah kita sudah pernah membuat KOSP Kurikulum Merdeka? 2. Apakah kita belum pernah membuat KOSP Kurikulum Merdeka?  Perhatikan gambar berikut :  Berdasarkan bagan tersebut, kita dapat melihat 5 komponen kurikulum yaitu :  1. Karakteristik Satuan pendidikan 2. Visi, Misi, Tujuan 3. Pengorganisasian Pembelajaran 4. Rencana Pembelajaran 5. Pemdampingan, Evaluasi dan Pengembangan Profesional Perbedaan penyusunan kurikukum bagibyang belum pernah dan sudah pernah adalah :  1. Untuk Visi, Misi dan Tujuan : bagi sekolah yang belum pernah memyusun KOSP maka, yang dilakukan adalah merumuskan. Sedangkan, bagi sekolah yang sudah membuat yang dilakukan adalah meninjau ulang apakah masih sesuai dengan kebutuhan sekolah atau tidak. Jika masih maka dibiarkan seperti semula, tetapi jika ada perubahan maka dilakukan revisi.  2. Pad...